Lab Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Selatan Resmi Terakreditasi Siap Uji 18 Parameter Nasional

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com –  Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Selatan, Ir. Bilivson, ST., MT., mengungkapkan bahwa Laboratorium Lingkungan Hidup di daerahnya kini telah resmi terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Hal ini disampaikannya dalam wawancara dengan beberapa awak media di ruang kantornya pada Senin (24/2/2025).

Dalam keterangannya, Bilivson menjelaskan bahwa proses menuju akreditasi telah berlangsung cukup lama. Sejak awal tahun lalu, tim dari KAN turun langsung ke laboratorium untuk melakukan verifikasi. Mereka mengecek tenaga ahli, lisensi sertifikat, serta sarana dan prasarana laboratorium guna memastikan kelayakan pengujian berbagai parameter lingkungan.

“Hasil dari verifikasi tersebut menunjukkan bahwa laboratorium kita memenuhi syarat untuk menguji berbagai parameter lingkungan. Kini, dengan adanya sertifikat akreditasi ini, laboratorium kita memiliki kekuatan hukum untuk melakukan uji laboratorium terhadap 18 parameter nasional yang wajib diuji, serta 28 parameter lainnya yang bisa diuji di luar lingkup akreditasi,” ungkap Bilivson.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dengan telah terakreditasinya laboratorium ini, perusahaan atau instansi yang ingin menguji parameter lingkungan tertentu tidak perlu lagi membawa sampel ke luar daerah seperti ke Palangka Raya. Mereka kini bisa langsung melakukan pengujian di Barito Selatan, yang tentunya lebih efisien dari segi waktu dan biaya.

Menurut Bilivson, keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui sarana dan prasarana yang lebih memadai. Dengan adanya laboratorium yang terakreditasi, pengawasan terhadap kondisi lingkungan akan semakin optimal, serta membantu dalam upaya pencegahan pencemaran lingkungan.

Di sisi lain, keberadaan laboratorium lingkungan yang telah terakreditasi ini juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, pengujian yang sebelumnya harus dilakukan di luar daerah kini bisa dilakukan di Barito Selatan, sehingga anggaran pengujian dari berbagai pihak dapat berkontribusi langsung terhadap kas daerah.

Lebih lanjut, Bilivson menegaskan bahwa keberadaan laboratorium yang terakreditasi juga sejalan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Barito Selatan Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dengan adanya laboratorium ini, diharapkan ada peningkatan pendapatan dari layanan uji lingkungan yang diberikan kepada pihak industri maupun masyarakat umum.

Keberhasilan ini sesuai dengan visi pemerintahan Bupati Barito Selatan H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., dan Wakil Bupati Khristianto Yudha, S.T., yang terus berupaya meningkatkan layanan laboratorium lingkungan. Dengan demikian, laboratorium ini dapat semakin berperan dalam menjaga kualitas lingkungan serta mendukung regulasi daerah terkait pengelolaan lingkungan hidup.

Sebagai langkah selanjutnya, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Selatan akan terus berupaya meningkatkan kapasitas laboratorium, baik dari sisi teknologi, tenaga ahli, maupun cakupan parameter yang dapat diuji. Hal ini dilakukan agar laboratorium tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi rujukan pengujian lingkungan di wilayah Kalimantan Tengah. (Gun)

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).