Kepala Dinas PUPR Barito Selatan Hadiri Safari Ramadhan Di Kejaksaan Negeri

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com– Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, ST., MT., yang juga merupakan istri Wakil Bupati Khristianto Yudha, ST., menghadiri acara Safari Ramadhan yang digelar di Kejaksaan Negeri Barito Selatan. 12 Maret 2025, Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri, ST., MM., yang didampingi Wakil Bupati Khristianto Yudha, ST., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan BUMN, BUMD, dan tamu undangan lainnya.(12/3/2025)

Safari Ramadhan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Barito Selatan ini bukan sekadar momen berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpejabat daerah serta meningkatkan kebersamaan di bulan suci Ramadhan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Katriani yang memberikan suasana religius dan hikmat bagi para tamu yang hadir.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Selatan, Dr. Dino Kriesmiar, SH., MH., menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia menekankan bahwa Safari Ramadhan ini menjadi momentum penting untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman, yang diharapkan dapat membawa keberkahan serta mempererat hubungan antarinstansi. “Acara ini bukan hanya sekadar ajang buka bersama, tetapi juga wadah untuk meningkatkan kebersamaan serta ladang amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya.

Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri, dalam sambutannya juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan keharmonisan di bulan yang penuh berkah ini. “Ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan dan keberkahan. Melalui kegiatan ini, kita dapat semakin mempererat tali silaturahmi serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ucapnya.

Ustadz Muhammad Sukri, yang turut memberikan tausiah dalam acara tersebut, menyampaikan keutamaan bulan Ramadhan sebagai ladang pahala bagi umat Islam. Ia mengibaratkan bulan suci ini seperti sebuah danau yang penuh dengan ikan, di mana setiap orang yang berusaha mengambil manfaatnya akan mendapatkan hasil yang berlipat ganda. “Di bulan Ramadhan, segala amal ibadah yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pesannya.

Meskipun cuaca sempat diguyur hujan, hal itu tidak mengurangi antusiasme para hadirin dalam mengikuti rangkaian acara. Sebaliknya, hujan yang turun dianggap sebagai rahmat yang membawa kesejukan di tengah suasana berpuasa. Para tamu undangan tetap hadir dengan semangat untuk menjalin silaturahmi dan meraih keberkahan di bulan yang suci ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, berbuka puasa, serta shalat Maghrib berjamaah. Momen kebersamaan ini semakin mempererat hubungan antarpejabat daerah dan masyarakat yang hadir. Dengan suasana yang penuh kekhidmatan, Safari Ramadhan di Kejaksaan Negeri Barito Selatan menjadi ajang refleksi spiritual sekaligus memperkokoh sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi yang memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat Barito Selatan. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang semakin kuat, diharapkan Kabupaten Barito Selatan dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju dan harmonis.(Gun)

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).