Sembilan Partai Deklarasi Koalisi Barito Utara Bersatu Usung SIF H. Shalahuddin & Felix Sonadie Di Pilkada 2024

Mùara Teweh // Khabarmedia-news.com – Dalam suasana penuh semangat dan persatuan, sebanyak sembilan partai politik resmi mendeklarasikan Koalisi “Barito Utara Bersatu” untuk mengusung pasangan calon kepala daerah SIF H. Shalahuddin, ST., MT., dan Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md. pada Pilkada Kabupaten Barito Utara Tahun 2024. Deklarasi berlangsung di Ballroom Hotel Hayak Tamara, Muara Teweh, Sabtu, 14 Juni 2025.

Koalisi besar ini terdiri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai HANURA, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai PERINDU, Partai Umat, serta Partai Bulan Bintang (PBB). Kesembilan partai ini menyatakan dukungan penuh terhadap pasangan SIF sebagai simbol perubahan dan harapan baru untuk Barito Utara.

Deklarasi dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap koalisi. Masing-masing perwakilan partai secara bergiliran menyampaikan orasi politik yang menyuarakan komitmen untuk memenangkan pasangan SIF Shalahuddin dan Felix Sonadie.

Dalam pidato politiknya, H. Shalahuddin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh partai pengusung. Ia menegaskan bahwa dukungan dari sembilan partai ini bukan sekadar kekuatan politik, tetapi juga amanah rakyat yang harus dijaga dan diperjuangkan.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua partai yang telah mempercayai dan mendukung kami. Ini bukan hanya deklarasi politik, ini adalah gerakan rakyat untuk perubahan Barito Utara ke arah yang lebih baik,” ujar Shalahuddin dalam konferensi pers usai acara.

Shalahuddin juga memaparkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi prioritasnya bersama Felix Sonadie jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Fokus utama mereka meliputi penguatan infrastruktur pedesaan, pelayanan publik berbasis digital, peningkatan mutu pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.

Sementara itu, Felix Sonadie dalam sambutannya menegaskan bahwa pasangan mereka hadir untuk mengabdi, bukan sekadar memimpin. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bergotong royong membangun Barito Utara.

“Kami akan menjadi pemimpin yang terbuka, mendengar dan bekerja untuk semua. Kemenangan ini nanti bukan kemenangan partai, tapi kemenangan seluruh rakyat Barito Utara,” ujar Felix disambut tepuk tangan para pendukung yang hadir.

Acara deklarasi ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, dan simpatisan dari berbagai desa di Barito Utara. Mereka datang dengan antusiasme tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan SIF yang dianggap membawa visi baru dan harapan nyata.

Ketua Tim Koalisi “Barito Utara Bersatu, menyampaikan bahwa deklarasi ini adalah tonggak sejarah politik daerah. “Ini pertama kalinya sembilan partai bersatu untuk satu tujuan: membawa Barito Utara lebih maju dan bermartabat. Kami optimis, pasangan SIF akan memenangi kontestasi ini secara terhormat,” tegasnya.

Sebagai penutup, Shalahuddin kembali mengajak seluruh masyarakat Barito Utara untuk tidak ragu dalam memilih pasangan yang membawa visi perubahan nyata. Ia berjanji akan mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani rakyat dengan sepenuh hati.

Dengan semangat koalisi yang kuat dan program kerja yang konkret, pasangan H. Shalahuddin dan Felix Sonadie siap bertarung dalam Pilkada 2024 dan membawa Barito Utara menuju era baru yang lebih sejahtera dan inklusif. (Gun).

Pj Sekda Barsel Tegaskan PT BA Dan PT PIR Wajib Lapor Ke Pemda Barito Selatan // Khabarmedia-news.com — Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Dr. Ita Minarni, ST., MT., menegaskan kepada seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Barsel, khususnya PT Bintang Arwana (BA) dan PT Palopo Indah Raya (PIR), untuk wajib melapor dan mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku sebelum melakukan aktivitas di daerah tersebut. Ketegasan ini disampaikan langsung oleh Dr. Ita Minarni saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Barsel, Camat Dusun Utara, Pemerintah Desa Sungai Telang, serta perwakilan kedua perusahaan pada Kamis, 2 Oktober 2025. Rapat tersebut digelar untuk menindaklanjuti adanya rencana kegiatan pembangunan badan jalan hauling batu bara oleh PT BA dan PT PIR di wilayah Desa Sungai Telang. (2/10/2025). Menurut Ita Minarni, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel sebelumnya tidak menerima pemberitahuan resmi mengenai rencana kegiatan kedua perusahaan tersebut. “Pemkab sama sekali tidak mengetahui akan adanya rencana pembangunan jalan hauling di wilayah Desa Sungai Telang. Seharusnya setiap perusahaan yang masuk ke suatu daerah wajib meminta izin atau permisi terlebih dahulu serta menunjukkan dokumen perizinan mereka kepada pemerintah daerah,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa tindakan perusahaan yang tidak melakukan pelaporan kepada Pemda merupakan bentuk pelanggaran terhadap prosedur dan tata kelola pemerintahan daerah. Karena itu, Pemkab Barsel mengambil langkah tegas dengan menutup sementara seluruh kegiatan PT BA dan PT PIR di lokasi tersebut sesuai hasil keputusan RDP. “Kegiatan kedua perusahaan kami hentikan sementara waktu sampai mereka melengkapi semua persyaratan yang berlaku,” ujar Ita Minarni. Lebih lanjut, Ita Minarni mengungkapkan bahwa sejak tahun 2021, pembuatan jalan hauling di luar area pertambangan sudah diatur secara ketat. Prosesnya wajib melibatkan masyarakat dan dilengkapi dengan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) atau izin lokasi wilayah daerah. “Hal ini untuk memastikan seluruh kegiatan pembangunan sesuai dengan rencana tata ruang dan tidak merugikan masyarakat,” jelasnya. Dalam proses pengajuan PKKPR, terdapat sejumlah instansi yang harus dilibatkan untuk memberikan klarifikasi dan rekomendasi, antara lain Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Mekanisme ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pembangunan berjalan transparan dan sesuai aturan. Ita Minarni juga menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah. Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali ke depannya. “Kehadiran perusahaan diharapkan membawa manfaat, bukan justru menimbulkan persoalan di lapangan. Karena itu, kami minta semua perusahaan patuh terhadap prosedur,” ujarnya. Dengan adanya penegasan ini, Pemkab Barsel menunjukkan komitmennya untuk menegakkan aturan dan menjaga ketertiban tata ruang wilayah. Pemerintah daerah akan terus memantau dan memastikan setiap kegiatan investasi di Barsel berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).