Dr. Ita Minarni Resmi Menjabat sebagai PLH Sekretaris Daerah Barito Selatan

Barito Selatan- Pemerintah Kabupaten Barito Selatan secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam sebuah upacara yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Barito Selatan. 7 Juli 2025. Dalam pelantikan ini, Dr. Ita Minarni, ST., MT., ditunjuk dan disahkan sebagai Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah menggantikan Edi Purwanto, AP., SH., M.Si., yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Sekda. (7/7/2025).

Pelantikan ini menjadi momen penting dalam roda pemerintahan Kabupaten Barito Selatan, yang tengah berbenah dan menyesuaikan struktur organisasi untuk menjamin kesinambungan tugas-tugas administratif dan pelayanan publik. Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh pejabat yang berwenang, dengan suasana tertib dan penuh rasa tanggung jawab.

Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, ST., turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan sambutan sekaligus menyampaikan harapan besar kepada PLH Sekda yang baru. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya kesinambungan pemerintahan dan komitmen untuk memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

“Penunjukan PLH Sekda ini merupakan langkah strategis untuk memastikan roda pemerintahan terus berjalan, serta menjaga ritme pelayanan kepada masyarakat. Kami percaya Dr. Ita Minarni mampu melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” ujar Khristianto Yudha.

Turut hadir dalam acara ini para kepala OPD, camat se-Kabupaten Barito Selatan, serta sejumlah pejabat struktural dan fungsional lainnya. Mereka memberikan dukungan moril kepada pejabat baru dan menyampaikan apresiasi kepada Edi Purwanto atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai Sekda.

Serah terima surat tugas sebagai PLH Sekda dilakukan secara simbolis di hadapan seluruh hadirin. Edi Purwanto menyampaikan pesan dan kesan selama masa pengabdiannya serta berharap pejabat yang menggantikannya dapat melanjutkan program kerja dengan baik dan penuh integritas.

Dalam sesi wawancara bersama awak media usai pelantikan, Dr. Ita Minarni mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyatakan akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan siap menjalin sinergi bersama seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Ini merupakan amanah yang besar, dan saya siap melanjutkan tugas-tugas Sekretariat Daerah dengan penuh komitmen, profesionalisme, dan transparansi. Terutama dalam memastikan program-program strategis daerah tetap berjalan sesuai perencanaan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya akan segera melakukan konsolidasi internal dan koordinasi dengan seluruh OPD guna memastikan keberlanjutan kebijakan serta pelayanan publik yang efisien dan responsif. Menurutnya, kolaborasi dan komunikasi yang baik antarunit kerja menjadi kunci utama keberhasilan dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Dengan dilantiknya Dr. Ita Minarni sebagai PLH Sekretaris Daerah, diharapkan dapat memperkuat sistem birokrasi yang adaptif, responsif, dan progresif di tengah dinamika pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan juga menaruh harapan besar pada kepemimpinan barunya untuk membawa semangat inovasi dan pelayanan prima kepada masyarakat.

Acara pelantikan tersebut ditutup dengan bersama dan ramah tamah antarpejabat yang hadir. Suasana hangat dan penuh keakraban mencerminkan semangat persatuan dalam membangun Barito Selatan ke arah yang lebih maju dan berdaya saing. (Gun).

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).