Kepala BPKAD Barsel Apresiasi Rapat Pengawasan DPD-RI  Momentum Evaluasi Strategis Daerah

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com— Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, S.STP., MM., menghadiri Rapat Pengawasan yang digelar oleh Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Dr. Agustin Teras Narang, S.H., M.H., di Aula PUPR Barito Selatan. Senin, 28 Juni 2025. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Selatan, Forkopimda, Plt. Sekda, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, serta jajaran pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Barito Selatan.(28/7/2025).

Dalam sesi wawancara bersama awak media, H. Akhmad Akmal menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Komite I DPD-RI di Barito Selatan. Ia menilai forum pengawasan ini sebagai bentuk perhatian serius pemerintah pusat terhadap dinamika dan implementasi kebijakan di daerah. “Kami sangat menghargai kunjungan ini sebagai langkah evaluatif yang konstruktif dalam penyelarasan pusat dan daerah,” ucapnya.

Ia menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Barito Selatan H. Eddy Raya Samsuri, yang berhalangan hadir karena ada agenda mendesak di tingkat provinsi. “Meski beliau tidak dapat menyambut secara langsung, kami di daerah tetap berkomitmen untuk menyampaikan laporan strategis yang menjadi bahan masukan penting bagi Komite I,” tambahnya.

Lebih lanjut, H. Akmal memaparkan beberapa pencapaian dan tantangan pelaksanaan undang-undang di Barito Selatan. Dalam implementasi UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah, pihaknya telah membangun dan merehabilitasi 32 unit rumah layak huni, serta mengusulkan peningkatan 1.500 unit lainnya senilai Rp 45 miliar. Selain itu, penataan kawasan permukiman kumuh telah mencapai efektivitas 68% dengan usulan anggaran sebesar Rp 112,5 miliar.

Mengenai pelaksanaan UU ASN Nomor 5 Tahun 2014, Pemkab Barsel telah menerapkan sistem merit dalam seleksi jabatan, menggunakan e-Kinerja, serta membangun talent pool untuk mendukung birokrasi profesional. “Total ASN kami saat ini mencapai 5.596 orang, dan ini menjadi fondasi pelayanan publik yang responsif,” jelasnya.

Di bidang otonomi daerah pasca UU Cipta Kerja dan UU Minerba, Akmal menyebutkan masih adanya tantangan koordinasi antara pusat dan daerah. “Sering kali daerah hanya jadi pelaksana teknis, padahal seharusnya bisa lebih terlibat dalam perumusan dan penyesuaian kebijakan,” ujar Akmal lugas.

Ia juga memaparkan capaian di sektor pelayanan publik melalui pendirian Mal Pelayanan Publik Gunung Pamarakan, yang saat ini memiliki 19 gerai aktif dengan 111 layanan. “Berbagai inovasi seperti MaleWu dan forum konsultasi publik merupakan wujud kedekatan pemerintah dengan masyarakat,” imbuhnya.

Soal Dana Desa, Akmal mencatat hingga Juli 2025 telah tersalurkan Rp 35,3 miliar dari Dana Desa dan Rp 60 miliar dari Alokasi Dana Desa (ADD). Bantuan Langsung Tunai Dana Desa juga telah menjangkau 2.530 keluarga. “Kami juga mengalokasikan Rp 15,1 miliar untuk ketahanan pangan dan Rp 6,13 miliar untuk penanganan stunting,” ungkapnya.

Namun demikian, tidak semua berjalan mulus. Dalam pelaksanaan UU Penataan Ruang, Akmal menyoroti masih adanya hambatan integrasi RDTR ke sistem OSS serta keterbatasan pemanfaatan ruang akibat status lahan kawasan hutan dan gambut. “Ini berpengaruh besar terhadap masuknya investasi, terutama di sektor perkebunan dan pertambangan,” katanya.

Ia menekankan bahwa keterbatasan fiskal, SDM, serta kurangnya integrasi data menjadi tantangan nyata yang masih dihadapi. “Tapi kami terus melakukan perbaikan dan inovasi untuk menyelaraskan diri dengan arah pembangunan nasional,” tegas Akmal.

Di akhir pernyataannya, Akmal menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah. “Kami percaya bahwa forum seperti ini menjadi wahana evaluasi dan refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Semoga kunjungan DPD-RI ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Barito Selatan,” pungkasnya. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).