Kepala Dinas PMD Barsel Pimpin Konsolidasi Program Huma Betang Dan Penginputan Forum SIDARA

Barito Selatan // Khabarmedia-news.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, S.STP., MA., memimpin langsung kegiatan Konsolidasi Program Huma Betang dan Penginputan Forum SIDARA, yang berlangsung di Aula DPMD Barito Selatan, Selasa, 21 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh para perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Barito Selatan, Kepala Desa, serta sejumlah undangan lainnya. (21/10/2025).

Dalam sambutannya, Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memastikan keberlanjutan dan keseragaman data desa dalam pelaksanaan program unggulan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, yakni Program Huma Betang Sejahtera dan Huma Betang Cerdas. Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan dapat menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap data yang diinput sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Acara tersebut juga menindaklanjuti Surat Wakil Bupati Barito Selatan Nomor: 465/248/DPMD/2025 tanggal 21 Oktober 2025 tentang Data Program Huma Betang Sejahtera dan Huma Betang Cerdas, serta Surat Bupati Barito Selatan Nomor: 130/564/DPMD/2025 tanggal 4 September 2025 perihal Permintaan Data Desa. Melalui surat-surat tersebut, pemerintah daerah menegaskan pentingnya pembaruan dan sinkronisasi data desa untuk mendukung perencanaan pembangunan yang akurat dan terarah.

Dalam kegiatan konsolidasi itu, para peserta diberikan pemahaman teknis mengenai penginputan data Forum SIDARA (Sistem Data Desa dan Kawasan Perdesaan) yang menjadi wadah utama pengelolaan informasi pembangunan desa. Sistem ini dirancang agar data desa dapat terintegrasi secara digital dan menjadi dasar pengambilan kebijakan di tingkat daerah maupun nasional.

Akhmad Akmal Husaen dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh kepala desa dan camat memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk memastikan data yang dimasukkan ke dalam sistem benar-benar valid dan terverifikasi. Menurutnya, data yang tidak akurat akan berdampak langsung terhadap efektivitas pelaksanaan program pembangunan, termasuk pada penyaluran bantuan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara DPMD, perangkat kecamatan, dan pemerintah desa dalam menjaga kesinambungan program Huma Betang. “Program Huma Betang bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga wujud nyata komitmen kita dalam membangun desa-desa di Barito Selatan yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah peserta mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur desa dalam pengelolaan data digital. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala agar penyajian data desa semakin tertib dan sesuai dengan kebutuhan program pembangunan daerah.

Usai acara, beberapa awak media mewawancarai H. Akhmad Akmal Husaen terkait kegiatan tersebut. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa Konsolidasi Program Huma Betang dan Penginputan Forum SIDARA merupakan upaya konkret Pemkab Barito Selatan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis data. “Kami berharap seluruh desa dapat proaktif memperbaharui data dan berkomitmen menjaga validitasnya. Data yang kuat akan menghasilkan kebijakan yang tepat dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya. (Gun).

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).