PUPR Barsel Siapkan Pelatihan Dan Pembinaan Jasa Konstruksi Dorong Tertib Usaha Sertifikasi Tenaga Kerja
Barito Selatan // Khabarmedia-news.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Selatan memastikan tetap melaksanakan program pelatihan jasa konstruksi pada tahun 2026, meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR Barsel, Dr. Ita Minarni, ST., MT., melalui Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Hawinu B. Handen, ST., MEng., saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/2/2026).
Hawinu menjelaskan, pelatihan yang akan dilaksanakan merupakan bagian dari tugas dan kewenangan Dinas PUPR dalam melakukan pembinaan jasa konstruksi di daerah. Peserta pelatihan berasal dari kalangan umum, internal DPUPR, serta siswa SMK jurusan bangunan kelas XII. “Walaupun dari sisi kuantitas peserta masih kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada, kami tetap berupaya maksimal agar kegiatan ini berjalan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Selain pelatihan, Dinas PUPR juga mendorong para pelaku usaha jasa konstruksi agar segera mengurus perpanjangan izin usaha maupun Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang telah habis masa berlakunya. Menurut Hawinu, kelengkapan administrasi dan legalitas usaha merupakan hal mendasar untuk menciptakan iklim usaha yang tertib dan profesional di sektor konstruksi.
Tak hanya badan usaha, tenaga kerja konstruksi juga diwajibkan memiliki sertifikat kompetensi. Untuk memperoleh sertifikat tersebut, tersedia dua skema. Pertama, melalui fasilitasi gratis yang kuotanya terbatas. Kedua, melalui pembiayaan mandiri sesuai standar biaya yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Para pelaku usaha dan tenaga kerja dapat menghubungi Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR maupun Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk mendapatkan pendampingan.
“Hal itu sangat penting, karena kita ingin tertib dalam usahanya dan tertib juga dalam pelaksanaan. Kami berharap badan usaha melengkapi tenaga kerjanya dengan sertifikat. Ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan bentuk pembinaan agar kapasitas badan usaha semakin baik,” tegas Hawinu.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihaknya juga akan melakukan pembinaan berupa pengawasan badan usaha melalui survei lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan badan usaha jasa konstruksi di Barito Selatan benar-benar memenuhi ketentuan yang berlaku. Pengawasan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pekerjaan konstruksi di daerah.
Hawinu menambahkan, saat ini pihaknya tengah mempelajari Surat Edaran Dirjen Jasa Konstruksi Nomor 299 Tahun 2025 tentang pedoman pembinaan jasa konstruksi oleh pemerintah daerah. Dengan adanya pedoman tersebut, pemerintah pusat telah memberikan arah yang jelas dalam pelaksanaan pembinaan di daerah.
Ia berharap, dengan semakin tertibnya badan usaha dan meningkatnya kompetensi tenaga kerja konstruksi, pembangunan di Kabupaten Barito Selatan dapat berjalan lebih optimal. “Dengan badan usaha yang semakin baik dan tenaga kerja yang kompeten, kita mengharapkan pembangunan di Barito Selatan semakin meningkat di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Eddy Raya Samsuri, ST., MM. dan Wakil Bupati Khristianto Yudha, ST.,” pungkasnya. (Gun).






