Bupati Barsel Buka Forum Perangkat Daerah Barsel 2026 Tekankan Perencanaan Prioritas Dan Terintegrasi

Barito Selatan // Khabarmedia-news.com – Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddy Raya Samsuri secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah Kabupaten Barito Selatan Tahun 2026 yang digelar di Aula Bapperida Barsel, Rabu 25 Pebruari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian perencanaan pembangunan daerah menuju Tahun Anggaran 2027. (25/2/2026).

Forum tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Inspektur Daerah, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Barito Selatan, serta perwakilan delegasi dari enam kecamatan.

Dalam sambutan dan arahannya, Bupati menegaskan bahwa penyusunan perencanaan pembangunan daerah merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan dan tata cara penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.

Ia menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah dilakukan melalui lima pendekatan, yakni politik, teknokratik, partisipatif, bottom up, dan top down. Menurutnya, Forum Perangkat Daerah merupakan wujud nyata dari pendekatan partisipatif yang mengedepankan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan pembangunan.

“Kegiatan forum lintas perangkat daerah ini menjadi wadah bersama untuk membahas dan menyinergikan prioritas hasil Musrenbang Kecamatan dengan Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Barito Selatan untuk Tahun 2027,” ujar Bupati.

Bupati menekankan bahwa proses perencanaan merupakan fondasi utama dalam penetapan program dan kegiatan yang nantinya dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh karena itu, output forum harus mampu menghasilkan keselarasan program, penajaman indikator dan target kinerja, lokasi kegiatan, serta kelompok sasaran sesuai tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya keselarasan antarperangkat daerah guna menciptakan sinergi pelaksanaan program serta optimalisasi pencapaian sasaran pembangunan daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Bupati juga menegaskan perlunya penyelarasan dan harmonisasi program prioritas daerah dengan kebijakan pembangunan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi agar tidak terjadi tumpang tindih serta dapat mendukung agenda pembangunan nasional.

Terkait perencanaan pembangunan Tahun 2027, Bupati menyampaikan empat arahan khusus. Pertama, perencanaan dan penganggaran wajib mengutamakan program prioritas nasional dan daerah serta menghindari program yang bersifat seremonial, tidak mendesak, dan tidak berdampak langsung pada peningkatan kinerja pembangunan.

Kedua, perencanaan harus menerapkan prinsip Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS) guna mendorong keterpaduan program lintas sektor dan wilayah, berbasis data sektoral dan peta spasial yang presisi. Ketiga, pertumbuhan ekonomi harus berdampak langsung dan merata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan, melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan akses layanan dasar.

Arahan keempat, Bupati menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar selektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. Setiap usulan hasil Musrenbang Kecamatan dan masukan DPRD harus dikaji mendalam, disusun berdasarkan skala prioritas, serta diselaraskan dengan RPJMD Kabupaten Barito Selatan.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh peserta forum menjadikan hasil pembahasan sebagai acuan bersama dalam penyusunan program pembangunan Tahun 2027. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah kepada seluruh hadirin.

“Semoga forum ini menghasilkan keputusan terbaik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan daerah demi terwujudnya Barito Selatan yang sejahtera, berdaya saing, serta menjadi penyangga pangan dan energi Ibu Kota Nusantara,”pungkasnya, sebelum secara resmi membuka Forum Perangkat Daerah Kabupaten Barito Selatan Tahun 2026. (Gun).

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).