Sambutan PJ. Bupati Barito Selatan Pada Pembukaan Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi

Barito Selatan  Kabarmedia-news.com– Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan, Dr. H. Deddy Winarwan, S.STP., M.Si., CRGP, CGCAE, membuka secara resmi acara Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Aula Bappeda Kabupaten Barito Selatan. Dalam sambutannya, Pj. Bupati menyampaikan pentingnya rapat koordinasi ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mencegah dan memerangi korupsi. Kamis, (19/09/2024)

Dalam pidatonya, Bupati Deddy mengawali dengan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut. “Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya rapat ini. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah Barito Selatan bersama KPK berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi,” ujar beliau di hadapan para peserta rapat.

Beliau juga menekankan bahwa di era reformasi ini, tuntutan masyarakat terhadap kinerja pemerintah semakin tinggi. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengendalian yang baik agar setiap program pemerintah dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan berdampak positif bagi masyarakat. “Pengawasan publik semakin ketat, dan kita harus memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan berdampak nyata dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Bupati Deddy juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Indonesia terkait korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang masih marak terjadi di berbagai sektor. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dan koordinasi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan KPK. “Korupsi adalah tantangan besar bagi kita semua. Pemerintah telah melakukan berbagai strategi untuk menekan tindak pidana ini, dan kita harus berperan aktif dalam pencegahannya,” lanjutnya.

Terkait indeks Monitoring Control for Prevention (MCP) di Kalimantan Tengah, Bupati Deddy mengungkapkan bahwa nilai rata-rata indeks MCP di wilayah tersebut masih berada di zona merah. Kabupaten Barito Selatan sendiri mencatat nilai 39%, yang masih memerlukan perhatian serius untuk mencapai target nasional. “Indeks MCP kita masih rendah, dan ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kami berkomitmen untuk meningkatkan nilai ini menjadi 80% pada tahun 2024,” tegasnya.

Pada area intervensi perencanaan, Bupati Deddy mengapresiasi capaian sebesar 74%, serta manajemen ASN yang sudah mencapai 61%. Namun, beliau juga mengakui bahwa masih ada beberapa area yang perlu ditingkatkan, seperti penganggaran yang baru mencapai 34% dan pelayanan publik yang masih berada di angka 23%. “Beberapa area seperti penganggaran dan pelayanan publik masih memerlukan perbaikan. Kami sudah mengambil langkah-langkah strategis untuk mempercepat pencapaian ini,” tambahnya.

Sebagai upaya untuk memperbaiki capaian MCP, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan telah melakukan pendampingan intensif dan validasi data yang akan diunggah ke sistem JAGA KPK. Bupati Deddy juga berharap adanya desk koordinasi dengan tim KPK secara berkala agar pemda dapat lebih memahami kekurangan dan segera melakukan perbaikan. “Pendampingan dari KPK sangat penting bagi kami. Dengan adanya desk triwulanan atau semesteran, kami bisa memahami kekurangan dan segera memperbaikinya,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Deddy secara resmi membuka acara rapat koordinasi tersebut. Ia berharap acara ini dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Barito Selatan. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi resmi dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan kelancaran dalam upaya kita memberantas korupsi,” tutupnya. (Gun)

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).