Barito Selatan  // Kabarmedia-news.com – Festival Olah Raga Masyarakat Kabupaten Barito Selatan yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) resmi dibuka pada Kamis pagi di Gedung Jaro Pirarahan, Barito Selatan. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat setempat serta pejabat pemerintahan Kabupaten Barito Selatan dan perwakilan KORMI dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kamis, (25/07/2024)

Pembukaan festival ini ditandai dengan sambutan dari Ketua KORMI Barito Selatan, Ir. H.M. Farid Yusran, M.M. Dalam sambutannya, Farid Yusran menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana untuk mempererat persatuan dan kesatuan di antara masyarakat serta sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan kebugaran.

“Festival ini merupakan ajang untuk menunjukkan semangat kebersamaan dan sportivitas masyarakat Barito Selatan. Saya berharap melalui kegiatan ini, kita dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan prestasi olahraga di daerah kita,” ujar Farid Yusran dalam pidatonya.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Barito Selatan yang hadir. Mereka tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian acara yang telah disiapkan oleh panitia. Beberapa cabang olahraga yang diperlombakan dalam festival ini antara lain senam, menyumpit, balogo, bagasing, dan tarik tambang.

Senam menjadi salah satu cabang olahraga yang paling diminati, dengan peserta dari berbagai usia yang turut berpartisipasi. Sementara itu, olahraga tradisional seperti menyumpit, balogo, dan bagasing juga menarik perhatian banyak penonton yang ingin melihat aksi para peserta yang memamerkan keahlian mereka.

Tarik tambang, sebagai salah satu olahraga yang melibatkan banyak peserta, menjadi sorotan utama dalam festival ini. Tim-tim dari berbagai kecamatan saling beradu kekuatan dan strategi untuk memenangkan pertandingan. Suasana semakin meriah dengan sorakan dan dukungan dari para penonton yang memenuhi area perlombaan.

Kehadiran Tim KORMI dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menambah semarak acara ini. Mereka turut serta dalam beberapa cabang olahraga, serta memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta dari Barito Selatan. Hal ini menunjukkan solidaritas dan persaudaraan antar daerah yang kuat.

Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten Barito Selatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dengan berbagai kegiatan dan perlombaan yang telah disiapkan. Panitia berharap acara ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih aktif berolahraga dan menjaga kesehatan.

“Semoga festival ini dapat menjadi ajang yang dinanti-nantikan setiap tahunnya dan semakin banyak masyarakat yang ikut serta. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan olahraga masyarakat di Barito Selatan,” tutup Farid Yusran dalam pidato penutupnya. (Gun)

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).