Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pencegahan Dan Penanggulangan Ekstrimisme Berbasis Kekerasan Yang Mengarah Pada Terorisme

Barito Selatan  –  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Barito Selatan bekerjasama menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan ekstrimisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme tahun 2024 di Kabupaten Barito Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Serbaguna Setda Barito Selatan. Rabu, 02 Oktober 2024.

Dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Barito Selatan Dr. H. Deddy Winarwan, SSTP, MSi, CGCAE, CRGP melalui Asisten II Setda Barito Selatan Rahmat Nuryadin, SH, MH.

Sosialisasi tersebut menghadirkan 4 orang pemateri atau narasumber yakni Satgas Wilayah Kalimantan Tengah Densus 88 Anti Teror Polri Ganjar Satriyo, SSos yang menyampaikan materi karakteristik ekstremisme yang mengarah pada terorisme dan upaya pencegahan di masyarakat. Kemudian Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Kalimantan Tengah Prof. Dr. Chairil Anwar, MAg yang membawakan materi upaya pencegahan ekstrimisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme di masyarakat. Selanjutnya dari Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM NU Kalimantan Tengah M. Mukhias Roziqin, SSi, MAP, C,Med yang membawakan materi aktualisasi peningkatan wawasan kebangsaan dan nilai Pancasila serta peran pemerintah dalam pencegahan ekstremisme. Pemateri yang keempat yakni Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Barito Selatan H. Arbaja, SAg, MAP yang membawakan materi implementasi modernisasi beragama sebagai pencegahan paham ekstremisme yang mengarah pada terorisme di masyarakat. Dengan moderator Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Barito Selatan Adenan, SE, MAP.

Sementara peserta dari berbagai organisasi keagamaan, organisasi profesi dan organisasi lainnya.

Pj. Bupati Barito Selatan H. Deddy Winarwan dalam sambutannya yang dibacakan Rahmat Nuryadin mengatakan, kegiatan ini dapat terlaksana atas kerjasama yang baik antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Barito Selatan. Besar kami untuk kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan di Barito Selatan. Kami menyambut baik dan siap memfasilitasi untuk suksesnya penyelenggaraan kegiatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Kabupaten Barito Selatan

Perkembangan teknologi komunikasi serta informasi yang sangat dinamis menyebabkan arus informasi menyebar secara cepat melintas batas antar negara termasuk ajaran radikalisme dan ekstrimisme.

“Kegiatan sosialisasi ini kami harapkan dapat menyatukan pandangan kita bahwa radikalisme dan terorisme harus kita musnahkan di bumi Tambun bungai. Saya berharap kita dapat menjaga kondusifitas daerah kita masing-masing untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada tahun 2004”, ujarnya. (Gun)

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).