Kepala BPKAD Barito Selatan Hadiri Rapat Entry Meeting BPK Perwakilan Kalteng

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com– Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Selatan, Akhmad Akmal Husaen, S.STP., M.A, menghadiri Rapat Entry Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah. Acara ini berlangsung di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Barito Selatan pada Senin (17/2/2925).

Rapat ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari audit rutin yang dilakukan oleh BPK guna memastikan transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah. Selain Kepala BPKAD, rapat juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Selatan, Eddi Purwanto, AP., SH., M.Si, Asisten I Setda, serta perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait lainnya.

Usai rapat, beberapa awak media mewawancarai Sekda Kabupaten Barito Selatan, Eddi Purwanto terkait pelaksanaan Entry Meeting ini. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa kunjungan tim BPK ini merupakan bagian dari audit rutin tahunan terhadap laporan keuangan daerah.

“Hari ini kita kedatangan tim dari BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah dalam rangka Entry Meeting pemeriksaan awal. Ini merupakan pemeriksaan rutin terhadap laporan keuangan tahun 2024. Kegiatan ini akan berlangsung kurang lebih 30 hari ke depan. Kami berharap seluruh OPD dapat memberikan data yang dibutuhkan oleh tim BPK agar proses audit berjalan lancar,” ujar Eddi.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Kabupaten Barito Selatan telah berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama enam tahun berturut-turut. Ia berharap tahun ini Kabupaten Barito Selatan kembali meraih predikat yang sama.

“Alhamdulillah, dalam enam tahun terakhir kita selalu mendapatkan opini WTP. Ini menunjukkan bahwa tata kelola keuangan kita sudah berjalan sesuai aturan. Kami mohon doa dan dukungan agar tahun ini kita bisa meraih predikat yang sama. Jika ada kekurangan atau kesalahan, nantinya akan ada perbaikan dan pembenahan sesuai rekomendasi dari BPK,” lanjutnya.

Entry Meeting ini menjadi langkah awal bagi BPK dalam melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap laporan keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyatakan komitmennya untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Dengan adanya audit rutin ini, diharapkan seluruh OPD dan pihak terkait dapat terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan daerah. Pemeriksaan oleh BPK diharapkan tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga sebagai upaya untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola keuangan di Kabupaten Barito Selatan. (Gun)

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).