Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Selenggarakan Penyambutan Dan Pelepasan Mahasiswa KKN Di Kabupaten Barito Selatan

Doc.Penyambutan dan Pelepasan Mahasiswa UGM Tahun 2024

Barito Selatan // Kabarmedia-news.com – Universitas Gadjah Mada(UGM) Yogyakarta menggelar acara penyambutan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2024 di Kabupaten Barito Selatan. Sebanyak 25 mahasiswa dari universitas ternama tersebut akan melaksanakan KKN di empat desa di Kecamatan Dusun Selatan, yaitu Desa Baru, Desa Danau Ganting, Desa Taluk Talaga, dan Desa Muara Talang.

Acara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Barito Selatan ini dihadiri oleh para pejabat daerah, termasuk Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), kepala desa, dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Barito Selatan, yang diwakili oleh Asisten III Drs. Mirwansyah, MA, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Universitas Gadjah Mada yang telah memilih wilayahnya sebagai lokasi KKN. Acara ini berlangsung pada Minggu, 30 Juni 2024.

“Saya atas nama pribadi, Pemerintah Daerah, dan masyarakat Kabupaten Barito Selatan mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Gadjah Mada yang menempatkan mahasiswa KKN di wilayah kami. Kehadiran mahasiswa ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan, kecerdasan, dan kesejahteraan masyarakat, serta membantu mengatasi permasalahan seperti stunting dan kemiskinan ekstrem,” ujar Bupati.

Mahasiswa KKN, yang terdiri dari enam orang per desa, akan berperan aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di desa-desa tersebut. Mereka juga diharapkan dapat melakukan identifikasi masalah yang ada di masyarakat untuk menjadi bahan masukan bagi perbaikan di masa mendatang.

“Dengan tema ‘Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Peningkatan Kualitas Kesehatan, Peningkatan Kualitas Pendidikan, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia’, kami berharap mahasiswa KKN dapat meningkatkan kepedulian dan empati masyarakat terhadap kondisi pemulihan perekonomian yang kita hadapi bersama,” tambah Bupati.

Sebagai kaum intelektual dan pembaharu, mahasiswa dituntut untuk memperkaya diri dengan berbagai pengetahuan dan meningkatkan kualitas, sehingga dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi suksesnya pelaksanaan pembangunan. Berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan melalui KKN diharapkan dapat mengarahkan mahasiswa menjadi sarjana pendamping masyarakat dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dr. rer. nat. dr. Bernadette Josephine Istiti Kandarina, perwakilan dari Universitas Gadjah Mada, menyampaikan tujuan mahasiswa KKN untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan membantu perekonomian serta kesejahteraan desa-desa di Kabupaten Barito Selatan. “Mahasiswa UGM melaksanakan KKN ke desa-desa dengan tujuan untuk berkarya bagi negeri,” ujarnya.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya berpesan kepada para mahasiswa untuk mengembangkan ilmu agar semakin kreatif dan inovatif, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi percepatan penggalian dan pemanfaatan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia pedesaan bagi kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Selatan,” tutup Bupati.

Acara pelepasan mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada di Kabupaten Barito Selatan ini diakhiri dengan foto bersama, berharap agar seluruh mahasiswa yang akan terjun ke desa-desa dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan dalam keadaan sehat wal’afiat sampai akhir pelaksanaan.(Gun)

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).