Barsel Sosialisasikan Perda RPJMD 2025–2029 Perkuat Arah Pembangunan Daerah

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2025–2029. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Buntok, Senin (22/12/2025).

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada seluruh pemangku kepentingan terkait arah, kebijakan, serta program pembangunan daerah lima tahun ke depan. RPJMD menjadi pedoman utama dalam penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Barito Selatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, S.T., beserta jajaran pejabat pemerintah daerah. Kehadiran pimpinan daerah menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan implementasi RPJMD berjalan sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Bapperida Kabupaten Barito Selatan, Jaya Wardana, hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan poin-poin penting yang tertuang dalam Perda RPJMD 2025–2029, termasuk visi, misi, arah kebijakan, serta prioritas pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan ini seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), para kepala desa se-Kabupaten Barito Selatan, pengurus organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan dari berbagai sektor ekonomi lokal. Keikutsertaan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi dalam pelaksanaan pembangunan.

Dalam sambutannya, Jaya Wardana menegaskan bahwa Perda RPJMD merupakan landasan hukum bagi setiap langkah pembangunan daerah ke depan. Ia menjelaskan bahwa dokumen RPJMD disusun berdasarkan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang telah dilaksanakan beberapa bulan sebelumnya.

Menurutnya, RPJMD bukan hanya menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi acuan bagi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan. Oleh karena itu, pemahaman yang utuh terhadap isi perda menjadi hal yang sangat penting.

Sosialisasi tersebut menguraikan struktur perda secara rinci, mulai dari tujuan umum dan tujuan khusus pembangunan, sasaran strategis, hingga rincian program kerja yang akan dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami agar dapat diterima oleh seluruh peserta.

Wardana juga menekankan bahwa setiap komponen masyarakat memiliki peran penting dalam mewujudkan target pembangunan yang telah ditetapkan. Ia mengajak seluruh pihak untuk aktif berpartisipasi, baik sebagai pelaksana program maupun sebagai pengawas jalannya pembangunan.

Selain itu, materi sosialisasi mencakup mekanisme koordinasi antar lembaga, sistem pemantauan dan evaluasi capaian kinerja, serta mekanisme pengaduan dan penyampaian masukan dari masyarakat. Hal ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan RPJMD.

Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, S.T., dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar RPJMD 2025–2029 dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan di Kabupaten Barito Selatan.

Usai kegiatan sosialisasi, Bapperida Kabupaten Barito Selatan berencana menyebarkan buku pedoman Perda RPJMD serta modul pelatihan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah kecamatan. Langkah ini diambil guna memastikan implementasi RPJMD dapat berjalan secara konsisten dan efektif di seluruh wilayah Kabupaten Barito Selatan. (Gun).

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).