Bupati Dan Wakil Bupati Barito Selatan Berbagi Takjil Di Rutan Kelas II B Buntok

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com– Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri, ST., MM, bersama Wakil Bupati, Khristianto Yudha, ST, mengunjungi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Buntok pada Rabu (26/3). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka berbagi takjil kepada warga binaan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap mereka di bulan suci Ramadhan.(26/3/2025)

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan. Kehadiran kedua pemimpin daerah tersebut disambut dengan antusias oleh warga binaan dan petugas rutan. Dalam acara ini, ratusan paket takjil dibagikan kepada para warga binaan yang menjalankan ibadah puasa.

Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, ST, dalam wawancaranya dengan awak media menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah terhadap warga binaan. “Kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian. Pemerintah dan masyarakat tetap peduli serta berharap mereka bisa mengambil hikmah dari Ramadhan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Selain membagikan takjil, Wakil Bupati juga memberikan pesan moral kepada para warga binaan. Ia menekankan pentingnya bulan Ramadhan sebagai momen untuk introspeksi diri, meningkatkan keimanan, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan semangat baru.

“Kami semua berharap kalian bisa berubah menjadi lebih baik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setelah menjalani masa pembinaan di sini,” tambah Khristianto Yudha. Ia juga mengajak seluruh warga binaan untuk selalu bersyukur dan memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.

Sementara itu, Bupati Eddy Raya Samsuri dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu membuka peluang bagi mantan warga binaan untuk berkontribusi kembali ke masyarakat. “Jangan pernah menyerah, selalu ada kesempatan kedua bagi mereka yang ingin berubah,” katanya.

Para warga binaan terlihat terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di tahun-tahun mendatang. Salah satu warga binaan mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian yang diberikan. “Kami merasa dihargai dan tidak dilupakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain berbagi takjil, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga binaan. Hal ini diharapkan dapat membangun semangat kebersamaan dan menumbuhkan motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

Kepala Rutan Kelas II B Buntok, dalam kesempatan tersebut, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. “Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Semoga kepedulian yang diberikan dapat memberikan dampak positif bagi para warga binaan,” katanya.

Kegiatan Ramadhan dan berbagi takjil ini merupakan salah satu program pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan keagamaan di Rutan Kelas II B Buntok. Diharapkan, momentum ini bisa menjadi inspirasi bagi warga binaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan semangat yang baru.

Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan secara simbolis bingkisan takjil kepada perwakilan warga binaan. Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Barito Selatan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah hadir untuk semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan. (Gun)

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).