Kadis PUPR Barsel Tegaskan Pentingnya Penertiban Perizinan Dan Pajak Untuk Tingkatkan PAD

Barito Selatan – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, ST., MT., menyampaikan pandangannya dalam Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barito Selatan Tahun Anggaran 2025 yang digelar pada Kamis, 24 April 2025. Acara tersebut berlangsung di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Barito Selatan. (24/4/2025)

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, ST., serta sejumlah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Barito Selatan dan instansi terkait lainnya. Tujuan utama dari rapat ini adalah merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan PAD Barsel pada tahun mendatang.

Dalam keterangannya kepada beberapa awak media usai rapat, Kadis PUPR Barsel Dr. Ita Minarni menekankan pentingnya inovasi dan sinergi antarinstansi dalam menggali potensi PAD yang belum optimal. Ia menyoroti bahwa banyak perusahaan yang beroperasi di wilayah Barito Selatan belum berkontribusi maksimal terhadap pendapatan daerah.

“Perusahaan-perusahaan yang beraktivitas di wilayah Barito Selatan, termasuk yang berada di atas atau di sepanjang sungai wilayah DAS Barito, baik yang izinnya legal maupun yang ilegal, harus kita data dan awasi secara ketat. Ini penting untuk memastikan bahwa semua aktivitas usaha memberikan kontribusi terhadap PAD,” ujar Dr. Ita.

Menurutnya, penertiban terhadap pajak dan retribusi daerah menjadi salah satu fokus utama dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah. “Selama ini PAD kita masih sangat minim. Maka dari itu, kita harus bertindak cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Dr. Ita juga menyebutkan bahwa landasan hukum untuk melakukan penertiban sudah sangat jelas. “Kita sudah memiliki Undang-Undang yang mengatur soal izin, pajak, dan retribusi. Bahkan di tingkat daerah, sudah ada Peraturan Bupati (Perbup) yang menjadi pedoman teknis,” tambahnya.

Langkah konkret yang akan segera dilakukan, lanjut Ita, adalah pembentukan tim khusus untuk turun langsung ke lapangan. Tim ini nantinya akan bertugas mengidentifikasi aktivitas usaha yang belum taat terhadap kewajiban pajak dan retribusi daerah.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi dan keterlibatan masyarakat juga sangat diperlukan. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari semua pihak sangat penting agar kebijakan ini berjalan efektif dan tidak menimbulkan resistensi,” ujar Ita.

Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, dalam arahannya saat membuka rapat menyampaikan bahwa peningkatan PAD merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap koordinasi dan integrasi antarinstansi dapat ditingkatkan demi kemajuan daerah.

“PAD adalah sumber utama pembiayaan pembangunan daerah. Tanpa PAD yang kuat, kita akan kesulitan menjalankan program prioritas. Oleh karena itu, kita harus bekerja keras dan cerdas,” kata Khristianto.

Rapat koordinasi ini juga menjadi wadah diskusi dan evaluasi dari berbagai OPD dalam menggali potensi pendapatan baru, serta mencari solusi atas tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pungutan daerah.

Dengan adanya komitmen bersama antara pemerintah daerah, OPD, dan instansi terkait, diharapkan upaya peningkatan PAD Kabupaten Barito Selatan di tahun 2025 dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan. (Gun).

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).