Kadis Sosial Barsel Dampingi Penyaluran Bantuan Lansia Dari Kemensos Di Empat Wilayah

Barito Selatan // Khabarmedia-news.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Sosial melaksanakan pendampingan penyaluran bantuan sosial bagi lanjut usia (lansia) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barito Selatan, Syahdani, S.Pd., dan berlangsung selama dua hari, Jumat 13 Februari 2026, di empat wilayah yakni Desa Baru, Desa Danau Ganting, Desa Lembeng, serta Kelurahan Buntok Kota. (13/2/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Kementerian Sosial yang diwakili oleh Panti Budi Luhur. Program tersebut bertujuan membantu para lansia kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari serta meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Sebanyak 54 lansia menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Mereka menerima berbagai kebutuhan pribadi seperti kasur, bantal, perlengkapan mandi, serta bahan pangan berupa beras, minyak goreng, dan telur. Bantuan ini diserahkan langsung kepada para lansia yang telah terdata sesuai kriteria penerima.

Dalam kesempatan itu, Syahdani menyampaikan bahwa pendampingan dilakukan untuk memastikan proses distribusi bantuan berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan data yang telah diverifikasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Barito Selatan.

“Kami dari Dinas Sosial Kabupaten Barito Selatan mendampingi secara langsung agar bantuan ini benar-benar diterima oleh para lansia yang membutuhkan. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat lanjut usia yang kurang mampu,” ujar Syahdani kepada sejumlah awak media.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari pihak Panti Budi Luhur selaku perwakilan Kementerian Sosial, program bantuan bagi lansia ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Kabupaten Barito Selatan, insya Allah, akan kembali mendapatkan alokasi bantuan serupa pada tahun depan.

Menurutnya, penerima manfaat pada periode berikutnya direncanakan berasal dari kecamatan lain di wilayah Barito Selatan. Artinya, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bergiliran agar seluruh lansia yang memenuhi kriteria di berbagai kecamatan dapat merasakan manfaat program tersebut.

Syahdani menilai program ini sangat membantu, khususnya bagi lansia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan tidak memiliki penghasilan tetap. Bantuan kebutuhan pokok dan perlengkapan pribadi tersebut diharapkan dapat meringankan beban hidup mereka.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Sosial Barito Selatan itu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Sosial atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat lansia di daerahnya. Ia berharap kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah terus terjalin dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial yang telah menyalurkan bantuan bagi lansia di Barito Selatan. Ke depan, kami berharap jumlah bantuan maupun penerima manfaat bisa lebih banyak lagi,” ucap Syahdani.

Kegiatan penyaluran bantuan ini pun disambut baik oleh para penerima dan keluarga mereka. Kehadiran pemerintah melalui program sosial tersebut menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan perlindungan dan perhatian kepada kelompok rentan.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan bersama Kementerian Sosial berharap kesejahteraan lansia dapat terus meningkat. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Barito Selatan. (Gun).

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).