Ketua LPLHN DPD Kalteng Nanang Suhaimi Dukung UU TNI No. 34 Tahun 2025

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com– Ketua Aktivis Lembaga Pencinta Lingkungan Hidup Nusantara (LPLHN) DPD Kalimantan Tengah, Nanang Suhaimi atau yang akrab disapa Nanang Senduk, memberikan penjelasan dan dukungan terhadap Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) No. 34 Tahun 2025 kepada beberapa awak media pada hari Selasa (1/4) di kantor LSM LPLHN Kabupaten Barito Selatan. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami lebih jelas tentang undang-undang tersebut, yang menegaskan bahwa TNI hadir untuk rakyat dan kuat bersama rakyat.(1/4/2025)

Dalam kesempatan tersebut, Nanang Senduk menjelaskan bahwa UU TNI No. 34 Tahun 2025 mengandung berbagai ketentuan yang memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sipil. Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai isi undang-undang ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan masyarakat.

Nanang juga menegaskan bahwa TNI adalah bagian dari rakyat, sehingga peran dan fungsinya harus selaras dengan kepentingan masyarakat. “UU ini menegaskan bahwa TNI tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan nasional dan menjaga ketertiban di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa keberadaan TNI di berbagai sektor, seperti penanggulangan bencana alam, pemberdayaan wilayah perbatasan, serta pelibatan dalam pembangunan infrastruktur strategis, harus dipahami sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat. “TNI ada untuk membantu, bukan untuk menakuti,” tegas Nanang.

Nanang juga mengapresiasi berbagai program yang dijalankan TNI dalam membantu masyarakat, seperti program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang telah memberikan dampak positif bagi banyak daerah terpencil. “Program seperti TMMD adalah bukti nyata bahwa TNI benar-benar hadir untuk rakyat,” tambahnya.

Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap implementasi UU TNI No. 34 Tahun 2025 sangat penting agar tujuan dari undang-undang ini dapat tercapai dengan maksimal. Ia berharap masyarakat dapat lebih memahami peran TNI serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru.

Lebih lanjut, Nanang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan TNI. “Mari kita bangun sinergi yang positif. TNI kuat bersama rakyat, dan rakyat pun akan semakin kuat dengan adanya dukungan dari TNI,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban. “Kita harus bersama-sama memastikan bahwa negara kita tetap aman dan sejahtera dengan kerja sama yang solid antara semua pihak,” ungkapnya.

Nanang berharap kepada masyarakat luas khususnya Kabupaten Barito Selatan dan sekitarnya bisa lebih memahami isi UU TNI No. 34 Tahun 2025 dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak berdasar.

Pada akhir pernyataannya, ia kembali menegaskan bahwa dukungan terhadap TNI adalah bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa. “Jika TNI kuat, maka negara kita juga akan semakin kuat. Mari kita bersama-sama mendukung undang-undang ini demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara Nanang dan awak media yang hadir. Banyak dari mereka yang mengapresiasi inisiatif LPLHN dalam memberikan edukasi mengenai UU TNI kepada masyarakat.

Dengan adanya Penjelasan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya peran TNI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta semakin erat hubungan antara TNI dan rakyat.(Gun)

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).