Pemerintah Kabupaten Barito Selatan Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Call Center 112

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com– Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Call Center 112 di Aula Kantor Bupati Barito Selatan pada Kamis (13/2). Rapat ini bertujuan untuk mempercepat langkah strategis dalam mewujudkan layanan nomor tunggal panggilan darurat yang terintegrasi, guna meningkatkan respons cepat terhadap keadaan darurat di wilayah Kabupaten Barito Selatan. (13/2/2024)

Rapat ini dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Drs. Mirwansyah, M.A., serta dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Barito Selatan, Mario Aan, S.STP Bapak Mario Aan, serta perwakilan berbagai instansi teknis. Di antara instansi yang hadir adalah POLRES Barito Selatan, PLN Rayon Buntok, Dinas PUPR, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD Jaraga Sasameh, DP3APPKB, Satpol PP, dan Bagian Hukum Setda Barito Selatan.

Dalam paparannya, Drs. Mirwansyah menekankan pentingnya layanan Call Center 112 sebagai pusat koordinasi terpadu untuk menangani berbagai keadaan darurat. Layanan ini akan berfungsi sebagai pusat aduan masyarakat dalam menghadapi kebakaran, kecelakaan lalu lintas, gangguan listrik, bencana alam, tindak kriminalitas, serta kondisi medis darurat. Dengan adanya sistem ini, diharapkan penanganan berbagai kejadian dapat lebih cepat dan efektif.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Barito Selatan, Bapak Mario Aan, S.STP menjelaskan bahwa Call Center 112 merupakan layanan bebas pulsa yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Penerapan sistem ini akan meningkatkan efektivitas koordinasi antarinstansi dalam menangani situasi darurat serta mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

Setiap instansi teknis yang hadir juga memaparkan peran mereka dalam mendukung operasional Call Center 112. POLRES Barito Selatan akan menangani laporan keamanan dan ketertiban masyarakat, PLN Rayon Buntok akan merespons gangguan listrik, dan Dinas PUPR bertanggung jawab dalam penanganan insiden infrastruktur. Sementara itu, BPBD akan menangani bencana alam, Damkar menangani kebakaran, Dinas Sosial akan memberikan bantuan bagi korban bencana, serta Dinas Kesehatan dan RSUD Jaraga Sasameh akan memastikan layanan medis darurat berjalan dengan baik.

Selain itu, DP3APPKB akan memberikan perlindungan bagi perempuan dan anak dalam keadaan darurat, Satpol PP akan membantu menegakkan ketertiban umum, dan Bagian Hukum Setda Barito Selatan akan mengawal aspek regulasi dan kebijakan dalam penerapan layanan ini. Dengan adanya sinergi antarinstansi, diharapkan Call Center 112 dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tahapan selanjutnya yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah adalah memantapkan infrastruktur teknologi, melakukan sosialisasi kepada masyarakat, serta mengadakan uji coba operasional sebelum layanan ini resmi diluncurkan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan yang maksimal.

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan publik berbasis digital guna mendukung kesejahteraan masyarakat. Implementasi Call Center 112 ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Barito Selatan sebagai Smart City yang responsif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan prima bagi seluruh warganya. (Gun)

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).