Pemkab Barito Selatan Gelar Sosialisasi Penyusunan Standar Harga Satuan Dan Standar Biaya Tahun 2026

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar kegiatan Sosialisasi Penyusunan Standar Harga Satuan Barang dan Jasa serta Standar Biaya Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu, 6-7 Mei 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Kantor BPKAD Kabupaten Barito Selatan dan diikuti oleh para pejabat perencana, bendahara pengeluaran, dan pengurus barang pengguna dari seluruh SOPD di lingkungan Pemkab Barito Selatan.

Acara sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Aset Daerah Kabupaten Barito Selatan, Rahmato Y. Madjen, SP., M.AP., yang mewakili Kepala BPKAD Barsel dan turut dihadiri oleh Kepala Bidang Aset dan Akuntansi Daerah BPKAD Provinsi Kalimantan Tengah beserta tim, para narasumber, pejabat fungsional analis kebijakan, serta staf bidang aset daerah.

Dalam sambutannya, Rahmato Y. Madjen menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah awal yang strategis untuk memastikan penyusunan standar harga satuan (SHS) dan standar biaya pemerintah dilakukan sesuai ketentuan terbaru, serta mendukung efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan yang berlaku, penyusunan standar harga satuan tahun 2026 dilakukan secara aplikatif atau berbasis sistem. Hal ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat yang bertujuan untuk meminimalisir potensi penyimpangan dan mendukung upaya transparansi, termasuk sebagai bagian dari penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) oleh KPK RI.

“Penyusunan SHS harus melewati prosedur dan tahapan yang jelas, mulai dari perencanaan kebutuhan barang dan jasa, pengusulan melalui sistem, hingga reviu oleh Inspektorat sebelum ditetapkan melalui Peraturan Bupati atau Surat Keputusan,” terang Rahmato dalam sesi pemaparannya.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) dengan SHS, sesuai Permendagri Nomor 7 Tahun 2024 yang merupakan perubahan atas Permendagri 19 Tahun 2019. Dalam ketentuan tersebut, terdapat lima tabel utama dalam RKBMD yang harus sinkron dengan dokumen SHS untuk mendapatkan validasi dari Kementerian Dalam Negeri.

Selain itu, peserta sosialisasi juga dibekali dengan pemahaman terkait mekanisme reviu RKBMD dan SHS yang dilakukan oleh Inspektorat. Proses ini menjadi tahap penting sebelum SHS ditetapkan secara resmi sebagai dasar penganggaran pada tahun 2026 mendatang.

Rahmato juga memaparkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan tahapan pengusulan SHS secara sistematis. Menurutnya, setiap perangkat daerah harus memahami dengan baik bagaimana menyusun dokumen SHS, melakukan input data secara benar di aplikasi, dan menyiapkan dokumen pendukung sesuai kebutuhan.

Tak hanya teori, dalam kegiatan ini peserta juga mendapatkan sesi praktik langsung bagaimana menyusun dan mengusulkan RKBMD serta SHS secara aplikatif. Narasumber dari BPKAD Provinsi Kalimantan Tengah memberikan pelatihan teknis tentang penggunaan aplikasi serta contoh dokumen yang sesuai dengan format terbaru.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi upaya konkret Pemerintah Kabupaten Barito Selatan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pengelola keuangan dan aset daerah dalam menyusun dokumen penganggaran yang kredibel, akuntabel, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan seluruh SOPD mampu menyusun SHS dan RKBMD tahun 2026 secara lebih tertib administrasi dan teknis, serta memperkuat sinergi antarlembaga demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. (Gun).

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).