Wakil Bupati Barito Selatan Hadiri Apel Besar Dan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H Bersama ASN Serta Honorer

Barito Selatan  // Khabarmedia-news.com— Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, ST, menghadiri Apel Besar dan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 Hijriah / 2025 Masehi yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Barito Selatan pada Selasa, 8 April 2025. Acara ini dihadiri oleh seluruh pejabat tinggi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Barito Selatan, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta tenaga honorer. (8/4/2025).

Wakil Bupati, menyampaikan dengan beberapa awak media saat diwancarai, rasa syukur atas terselenggaranya apel besar yang digelar penuh semangat dan kebersamaan pasca Idul Fitri. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat pelayanan publik untuk mewujudkan Barito Selatan yang lebih baik ke depan.

Wakil Bupati juga mennucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Barito Selatan. Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan momen Idul Fitri ini sebagai titik balik dalam memperkuat sinergi, membangun semangat baru, dan memperkokoh komitmen pelayanan.

“Tegasnya lagi, tidak ada alasan untuk bekerja setengah hati. Kita harus cepat, cerdas, dan berani menghadapi tantangan demi kemajuan daerah yang kita cintai,” tegas Khristianto Yudha.”

Dalam arahannya, Wakil Bupati juga menyampaikan beberapa poin penting sebagai tindak lanjut terhadap kinerja seluruh OPD dan jajaran ASN. Di antaranya penyusunan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten Barito Selatan Tahun 2025–2030 yang harus segera dirampungkan.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan Laporan SAKIP yang harus disusun dengan rapi, akurat, dan tidak sekadar formalitas. Selain itu, LPPD juga harus mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan.”tegasnya. Khristianto Yudha.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa bulan April adalah batas akhir penyusunan LHE SAKIP. Ia tidak ingin ada OPD yang mengabaikan rekomendasi penting ini. “Harus segera dilaksanakan dan tidak bisa ditunda,” ujarnya dengan tegas.

Selain itu, ia juga menyoroti realisasi anggaran atau Tepra hingga bulan Maret yang harus segera dilaporkan. Tidak boleh ada dana yang mengendap tanpa kejelasan penggunaan. Transparansi anggaran menjadi fokus penting yang harus dijaga oleh seluruh OPD.

Penataan tenaga kontrak dan honorer juga menjadi perhatian serius. Wakil Bupati menginginkan laporan progres penataan disusun berdasarkan kebutuhan nyata dan regulasi yang berlaku. “Kita ingin kondisi yang aman dan tertib sesuai aturan,” ujarnya.

Terkait laporan keuangan dan hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah, Wakil Bupati meminta agar seluruh temuan ditindaklanjuti tanpa pengecualian. Semua kepala OPD diminta untuk mengondisikan jajarannya agar siap dan cepat dalam memberikan data yang dibutuhkan saat pemeriksaan.” Ucapnya.

Tak kalah penting, Khristianto Yudha juga meminta dilakukannya refocusing dan efisiensi anggaran di seluruh sektor. Hal ini berkaitan dengan penyesuaian alokasi transfer daerah serta kebutuhan penggajian CPNS dan PPPK Tahun 2025. Amanat ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri.

Dengan nada optimistis, Wakil Bupati mengakhiri wancaranya dengan beberapa awak media, amanatnya dengan harapan agar seluruh ASN dan pegawai honorer di lingkungan Pemkab Barito Selatan dapat menjaga kekompakan, semangat pengabdian, dan profesionalitas kerja untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima dan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Gun)

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).