Bantuan Keramba Ikan Tingkatkan Pendapatan Warga, Kadis PUPR Barito Selatan Dan Pj. Bupati Gelar Monitoring

Barito Selatan  // Kabarmedia-news.com– Kadis PUPR Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, ST., MT., bersama Penjabat (Pj.) Bupati Barito Selatan, Dr. H. Deddy Winarwan, S.STP., M.Si., CRGP, CGCAE, dan rombongan melakukan peninjauan dan monitoring bantuan keramba untuk budidaya ikan di Desa Buntok Sebrang pada Sabtu, 18 Januari 2025. Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah kepala dinas terkait, seperti Kadis Perikanan, Kadis Perindak, Kadis BPMD, dan Kadis BPKAD Barito Selatan. (18/01/2025)

Dalam wawancara dengan awak media di Pelabuhan SAIK Pasar Beringin, Dr. Ita Minarni menyampaikan bahwa bantuan keramba yang telah diserahkan pada Desember 2024 sudah mulai digunakan oleh masyarakat setempat. “Alhamdulillah, bantuan keramba ini sudah dimanfaatkan oleh pembudidaya ikan. Kami harap bantuan ini memberikan dampak positif untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Bantuan keramba yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Barito Selatan ini dirancang untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di sektor perikanan. Pj. Bupati Deddy Winarwan menegaskan pentingnya memantau perkembangan penggunaan bantuan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal. “Segala bentuk bantuan harus dipertanggungjawabkan, baik dalam bentuk barang maupun lainnya,” ungkapnya.

Selain monitoring keramba, rombongan juga meninjau infrastruktur di sekitar Pelabuhan SAIK Pasar Beringin. Tahun lalu, lahan di depan pelabuhan telah diratakan untuk memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat dan pedagang. Lokasi tersebut kini menjadi area parkir yang lebih luas, mempermudah aktivitas di sekitar pasar.

Pembangunan ruko baru juga menjadi fokus perhatian. Menurut Kadis PUPR, ruko-ruko pengganti akan dibangun di sisi kiri dan kanan pelabuhan agar tidak menghalangi pandangan ke depan pasar. Pedagang lama yang sebelumnya menempati area ini akan diberikan prioritas untuk menempati ruko baru.

“Renovasi dan pembangunan ini akan selesai di akhir tahun 2025. Kami titip kepada kadis terkait agar pembangunan ini diteruskan kepada bupati dan wakil bupati terpilih periode 2025-2030. Hal ini penting untuk keberlanjutan program,” kata Pj. Bupati Deddy.

Selain memprioritaskan pedagang lama, proyek ini juga bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih terorganisasi, nyaman, dan mudah diakses masyarakat. Pemerintah berharap dengan adanya infrastruktur baru ini, aktivitas ekonomi di pasar semakin hidup, sehingga masyarakat mendapatkan keuntungan maksimal.

Rencana pembangunan ini menunjukkan komitmen Pemkab Barito Selatan untuk terus mendukung sektor ekonomi masyarakat. Dengan kerjasama lintas sektor, pemerintah daerah optimistis bahwa kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor perikanan dan perdagangan, dapat meningkat secara signifikan. (Gun)

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).