Wakil Bupati Barsel Bersama Tim Teknis  PUPR Tinjau Jalan Perbatasan Strategis Bersama Tim Gabungan

Barito Selatan — Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, ST., melakukan intrusi langsung ke lapangan meninjau kondisi jalan perbatasan antara Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Utara, tepatnya di ruas Jalan Hulu Tampang, Kecamatan Dusun Utara menuju ruas Jalan Tapen Raya, Kecamatan Gunung Timang. Kegiatan ini berlangsung Kamis, 1 Mei 2025.

Kunjungan tersebut diwakili oleh Tim Teknis Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPPR) Kabupaten Barito Selatan yang dipimpin oleh Hendra, dan turut melibatkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, M. Imam. Mereka juga didampingi oleh Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Agus Salim Tuo, serta Kepala Desa Tapen Raya.

Ruas jalan yang dikunjungi ini merupakan jalur vital yang menghubungkan dua wilayah kabupaten, yakni Barito Selatan dan Barito Utara. Hingga saat ini, kondisi jalan tersebut masih belum tersentuh pembangunan dari kedua pemerintah daerah.

Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha menegaskan pentingnya sinergi antara kedua daerah dalam pembangunan infrastruktur, terutama ruas jalan penghubung antar kabupaten. “Jalan ini sangat strategis, menjadi penghubung antar desa dan kecamatan yang menyangkut hajat hidup masyarakat di dua kabupaten,” ucapnya kepada awak media.

Menurut Khristianto, kondisi jalan yang rusak dan belum diaspal menjadi hambatan utama bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat setempat. Karena itu, ia berharap ke depannya Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dan Barito Utara dapat bergandengan tangan dalam membangun jalan ini secara bersama-sama.

“Kami dari pihak Barsel siap berkoordinasi dan bersinergi dengan Barut agar ruas jalan ini bisa dibangun. Ini adalah jalan rakyat, akses utama bagi petani, pedagang, dan seluruh warga,” lanjut Khristianto.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Imam, menyambut baik kunjungan dan niat kerja sama tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah dan menyadari pentingnya pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan.

“Ini momen yang baik untuk menyatukan komitmen. Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, terlebih jika menyangkut akses antar wilayah seperti ini,” ungkap Imam di sela kegiatan peninjauan.

Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Agus Salim Tuo, juga menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan ruas jalan tersebut. Ia menilai, akses jalan yang layak akan memperkuat stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah perbatasan dua kabupaten.

“Sebagai unsur TNI, kami mendukung sepenuhnya program pembangunan daerah. Jalan ini bisa jadi jalur strategis juga untuk pertahanan wilayah dan mempercepat respons terhadap bencana atau situasi darurat,” kata Dandim.

Kepala Desa Tapen Raya turut menyuarakan harapannya agar pembangunan jalan bisa segera direalisasikan. Ia menyebut bahwa selama ini masyarakat mengalami kesulitan dalam distribusi hasil pertanian dan akses ke fasilitas kesehatan.

Kegiatan peninjauan ini menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret antara kedua pemerintah daerah. Diharapkan, tindak lanjut dari kegiatan ini bisa segera dituangkan dalam rencana teknis dan alokasi anggaran masing-masing daerah.

Wakil Bupati Khristianto Yudha menutup pernyataannya dengan optimisme. “Rencana ke depannya, kita sama-sama membangun ruas jalan ini. Karena ini bukan hanya jalan penghubung, tapi jalan kehidupan bagi masyarakat kita,” tutupnya. (Gun).

You may have missed

PHBI Barito Selatan Salurkan 118 Hewan Kurban, Ketua PHBI Harapkan Manfaat Merata untuk Masyarakat Barito Selatan // Khabarmedianews-news.com – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akmal Husaen, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan penyerahan hewan kurban Tahun 1447 Hijriah yang dinilai berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Shalat Iduladha di Masjid Agung Buntok, Rabu (27/5/2026). Sejumlah awak media mewawancarai Ketua PHBI Barito Selatan terkait pendistribusian hewan kurban bantuan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang secara simbolis telah diserahkan bersama Bupati Barito Selatan kepada masyarakat dan sejumlah wilayah penerima. Dalam keterangannya, H. Akhmad Akmal Husaen menjelaskan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyalurkan sebanyak 96 ekor sapi kurban. Rinciannya terdiri dari 94 ekor sapi Bali dan 2 ekor sapi limosin yang didistribusikan ke berbagai desa dan wilayah di Kabupaten Barito Selatan. Menurutnya, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan distribusi sehingga dinilai lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha. Selain bantuan dari Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, PHBI juga bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Bapak Gubernur juga memberikan bantuan sebanyak 20 ekor sapi kurban untuk masyarakat Barito Selatan,” ujar Akmal kepada awak media. Tidak hanya itu, PHBI Kabupaten Barito Selatan juga menyalurkan satu ekor sapi limosin bantuan Presiden Republik Indonesia yang diperuntukkan bagi masyarakat dan jamaah Masjid As-Sa’adah. Sementara itu, satu ekor sapi jenis Brahman bantuan dari pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Haji Abdul Rasyid AS, turut didistribusikan kepada masyarakat di Gang Swarga, Jalan Karau, Kabupaten Barito Selatan. Ketua PHBI berharap seluruh bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa semangat kurban harus mampu memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. “Semoga bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan umat, sekaligus mengasah jiwa sosial serta mempertebal keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya. Akmal juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa desa yang belum menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini. Atas hal tersebut, pihak PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan catatan penting untuk pelaksanaan distribusi hewan kurban pada tahun mendatang agar bantuan dapat semakin merata hingga menjangkau seluruh desa di wilayah Barito Selatan. Menutup keterangannya, Ketua PHBI Kabupaten Barito Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Barito Selatan. Ia juga memohon maaf apabila dalam seluruh rangkaian kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di tengah masyarakat. (Gun).